Sabtu, 18 Februari 2012

Law of Chart

Teori 123 (Law of charts)
Umumnya pergerakan harga akan membentuk suatu pola zigzag atau biasa disebut teori 123.
Dimana jarak 1-2 lebih panjang dari 2-3 dan harga akan meneruskan sesuai trend pada 1-2. Pola ini dapat terjadi pada chart dengan dengan skala time frame berapa saja.
Teori 123 (Law of charts)
Strategi Teori 123 Bila terjadi pola 123 dimana C adalah harga saat ini maka tempatkan entry point pada titik B dan Stop Loss pada titik C atau A. Tempatkan target point kurang lebih setengah dari AB. Bila TP1 tercapai pindahkan SL ke C dan begitu selanjutnya.



Eliot Wave Theory (Pola 5-3)
Mr. Elliot menemukan bahwa pergerakan harga memiliki pola gelombang 5-3 yang selalu berulang-ulang, dimana pola gelombang 5 disebut impulse wave dan pola gelombang 3 disebut corrective an pada psikologi pasar, seperti dijelaskan di bawah ini :

Eliot Wave Theory (Pola 5-3) lliot Wave Theory menjelaskan sbb:

Wave 1
Harga stock bergerak naik, disebabkan beberapa orang berpikiran saatnya untuk BUY

Wave 2
Harga stock turun, disebabkan beberapa orang merasa harga sudah cukup tinggi dan waktunya untuk take profit

Wave 3
Harga ke mbali naik, disebabkan orang ingin mengulangi profit saat wave 1 dan merasa stock tersebut dapat menghasilkan profit. Biasanya harga bergerak lebih tinggi daripada wave 1.

Wave 4
Harga kembali turun, disebabkan harga sudah cukup tinggi dan saatnya untuk take profit.

Wave 5
Harga kembali naik, disebabkan orang-orang memburu stock tanpa alasan, setelah melebihi harga wajar maka trend berubah menjadi pola ABCD
Eliot Wave Theory (Pola 5-3)
Pola 5-3 dapat pula terbentuk dari beberapa pola 5-3 yang lebih kecil
Eliot Wave Theory (Pola 5-3)
Kalau kita amati lebih jauh sebenarnya teori ini adalah pengembangan dari teori 123 dimana elliot menemukan bahwa dalam suatu pergerakan harga pola 123 terjadi dua kali sebelum akhirnya berbalik arah dan dilanjutkan dengan pola 123 kembali pada arah sebaliknya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar