Sabtu, 18 Februari 2012

Oscillator dan momentum

OSCILLATOR & MOMENTUM
Oscillator / Leading Indicator.
Kelebihan Leading Indicator yaitu memberikan indikasi sebelum trend berubah.
Kelemahannya sering memberikan signal palsu.
Indicator yang termasuk kategori oscillator yaitu Stochastic, Parabolic SAR & RSI

Momentum / Lagging Indicator.
Kelebihan Lagging Indicator yaitu memberikan signal setelah trend benar-benar terbentuk.
Kelemahannya indikasi yang ditunjukkan lebih lambat.
Indicator yang termasuk kategori ini yaitu MACD dan MA

Kedua indikator ini dapat saling mendukung bila digunakan bersamaan tetapi terkadang juga justru akan saling bertentangan (konflik).


Oscillator / Leading Indicator
Oscillator / Leading Indicator
Pada contoh di atas RSI, Stochastic & Parabolic SAR memberi signal BUY, kemudian RSI & Stochastic mengindikasikan kondisi Overbougt cukup lama sementara Parabolic SAR masih mengindikasikan Uptrend. Kemudian RSI, Stochastic & Parabolic SAR mengindikasikan signal SELL.
RSI, Stochastic & Parabolic SAR mengindikasikan signal SELL.
Pada contoh gambar di atas (2 kasus pertama) RSI, Stochastic memberi signal BUY sementara Parabolic SAR hanya memberi signal BUY beberapa bar setelahnya tetapi harga malahan meluncur turun dan Parabolic SAR kembali menunjukkan SELL.

Pada 2 kasus berikutnya Stochastic memberi signal BUY sedangkan RSI tidak memberi signal dan Parabolic SAR tetap memberi signal SELL. Karena itu jika ketiga indikator tersebut tidak memberikan jawaban yang sama lebih baik untuk tidak mengambil posisi.


Momentum / Lagging Indicator
Momentum / Lagging Indicator
Pada contoh di atas MACD Crossover memberi signal BUY dan EMA Crossover memberi signal BUY, kemudian disusul EMA memberi konfirmasi BUYdan harga melejit naik.

Pada kasus berikutnya MACD Crossover memberi signal SELL kemudian dikonfirmasi dengan signal SELL dari EMA Crossover, sayangnya harga tidak turun. Setelah harga naik MACD memberi signal BUY kembali diikuti oleh EMA. Kasus berikutnya MACD memberi signal SELL dan EMA memberi signal SELL dan harga turun.

Setiap indikator memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing sehingga biasanya digunakan kombinasi 2-3 indikator yang berbeda. Jangan ambil posisi kecuali 2-3 indikator yang digunakan mengindikasikan hal yang sama. Tetapi jangan menggunakan indikator terlalu banyak karena akan membingungkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar